Dana Ketangguhan

Icon APIK-12_1.png

Dana Ketangguhan merupakan komponen penting dalam proyek APIK. Dana ini digunakan untuk mendukung proyek-proyek yang membangun ketangguhan iklim dan bencana dan bermitra dengan masyarakat, pemerintah, serta sektor swasta. Melalui dana ini partisipasi dan kolaborasi antara organisasi lokal dengan pihak swasta yang memicu inovasi produk-produk dan layanan baru. Dana ini akan disalurkan melalui skema dana hibah atau subkontrak yang mendukung kegiatan organisasi non-pemerintah, organisasi masyarakat sipil, lembaga penelitian/ universitasi, dan investasi gabungan dengan sektor swasta dalam upaya pengurangan risiko bencana dan iklim.


    Saat ini, kesempatan pendanaan program terbuka melalui skema Dana Ketangguhan. Program USAID APIK mencari mitra organisasi di Indonesia untuk mendukung upaya penguatan pemerintah lokal dan ketangguhan masyarakat dalam kerangka adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Maluku. Program USAID APIK melalui Dana Ketangguhan akan memperkuat ketangguhan pemerintah lokal, masyarakat, dan sektor swasta dalam menghadapi perubahan iklim dan risiko bencana terkait iklim. Program USAID APIK akan bekerja dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), universitas, dan/ atau bentuk organisasi lainnya yang memenuhi kriteria dan persyaratan. Di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan, tim APIK telah memfasilitasi para pemangku kepentingan melalui Kelompok Kerja Adaptasi Perubahan Iklim dan Pengurangan Risiko Bencana (Pokja API PRB) untuk memilih desa sebagai lokasi target untuk mengimplementasikan aksi API PRB berbasis masyarakat. 

    Informasi mengenai Dana Ketangguhan di Provinsi Jawa Timur periode lalu dapat dilihat melalui tautan berikut ini. 

    Informasi mengenai Dana Ketangguhan di Provinsi Maluku periode lalu dapat dilihat melalui tautan berikut ini.

    Informasi mengenai Dana Ketangguhan di Provinsi Sulawesi Tenggara periode lalu dapat dilihat melalui tautan berikut ini.

    Pengumuman Kesempatan Pendanaan

    Saat ini kami membuka kesempatan pendanaan dan mencari mitra organisasi untuk bekerja bersama membangun ketangguhan di Provinsi Sulawesi Tenggara dan Jawa Timur. Kami menunggu pengajuan program Anda hingga 29 Oktober 2017. 

    Informasi lebih detil mengenai kesempatan pendanaan di Provinsi Sulawesi Tenggara dapat diunduh melalui tautan berikut ini. 

    Informasi lebih detil mengenai kesempatan pendanaan di Provinsi Jawa Timur dapat diunduh melalui tautan berikut ini. 

    Informasi lebih detil mengenai cara organisasi untuk mendapatkan nomor DUNS dapat dibaca di tautan berikut ini.

    Kami mohon maaf informasi mengenai kesempatan pendanaan ini hanya tersedia dalam Bahasa Inggris. 

    Untuk mengetahui informasi terbaru mengenai peluang pendanaan, pastikan Anda sudah berlangganan newsletter kami atau terhubung dengan kami di media sosial. 

    Pertanyaan terkait Dana Ketangguhan dapat dikirimkan melalui surat elektronik ke APIK_ResilienceFund@dai.com.


    Beberapa program yang diimplementasikan melalui skema Dana Ketangguhan adalah: 

    1. Pengarusutamaan Adaptasi Perubahan Iklim (API) dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) pada Penyusunan Kebijakan dan Perencanaan di Kabupaten Malang 

    Program ini diimplementasikan oleh PATTIRO. Tujuan dari program ini adalah:

    • Meningkatnya kapasitas dan kesadaran masyarakat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, Kabupaten Malang mengenai API dan PRB dan diakomodir dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa;
    • Meningkatnya kapasitas dan kewenangan Pemerintah Desa di DAS Brantas, Kabupaten Malang, dalam mengalokasikan sumber daya untuk API PRB;
    • Pemerintah Kabupaten Malang merespon kebutuhan kebijakan untuk kewenangan desa di API PRB. 

    2. Mengelola Perikanan Berkelanjutan di Teluk Starring melalui Integrasi Rumpon dan Teknologi Bio-reeftech yang berbasis Kelompok Kerja Masyarakat untuk Perbaikan Kesejahteraan dan Konservasi 

    Program ini diimplementasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Universitas Halu Oleo (LPPM UHO). Tujuan dari program ini adalah untuk: 

    • Memperbaiki mata pencaharian masyarakat lokal melalui aplikasi rumpon dan teknologi baru bio-reeftech sebagai pendekatan adaptasi perubahan iklim di Teluk Starring; 
    • Memperkenalkan inovasi rumpon laut dangkal dan bio-reeftech yang dikelola oleh kelompok kerja masyarakat (PokJaMas); 
    • Memberdayakan masyarakat lokal melalui kelompok kerja masyarakat (PokJaMas);
    • Mengembangkan Teluk Starring sebagai area penangkapan ikan yang baru, area pemijahan dan pembibitan secara berkelanjutan sebagai "bank ikan".

    3. Memperbaiki dan Menggunakan Kearifan Lokal untuk Membangun Ketangguhan Iklim di Ambon 

    Program ini diimplementasikan oleh Yayasan Walang Perempuan. Program ini akan diimplementasikan di enam desa (negeri), yaitu Negeri Soya, Negeri Leahari, Negeri Paso, Negeri Lima, Negeri Hatiwe Besar, dan Negeri Alang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan membangun ketangguhan masyarakat melalui pelatihan, menyusun peraturan desa mengenai kearifan lokal Sasi, dan merancang rencana kerja untuk membangun ketangguhan masyarakat, serta mengadvokasikan anggaran untu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pemerintah Desa. Tujuan dari program ini adalah untuk: 

    • Mengkaji kerentanan dan kapasitas melalui metode partisipatif di tingkat desa
    • Mendokumentasikan dan melengkapi kearifan lokal mengenai pola iklim dan cuaca
    • Mendorong adopsi hasil kajian kerentanan dan kapasitas ke dalam peraturan dan perencanaan oleh pemerintah desa