Bergandengan Tangan Membangun Masyarakat yang Lebih Tangguh

Bagi masyarakat yang tinggal di area pesisir Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Selatan, perubahan iklim bukan lagi sebuah mitos. Dampak perubahan iklim telah nyata mereka rasakan. Gelombang tinggi dan naiknya permukaan air laut telah merusak infrastruktur dan area pemukiman. Tidak hanya menghadapi bencana seperti banjir rob, sumber mata pencaharian utama para nelayan juga terancam. Tidak ada pilihan lain kecuali beradaptasi dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. 

Paradigma pembangunan berkiblat pada perbaikan ekonomi dan seringkali mengorbankan keberlanjutan dan kelestarian sumber daya alam. Hal tersebut memperparah penyebab bencana terkait iklim dan membuat masyarakat menjadi semakin rentan. Maka dari itu, pembangunan harus direncanakan sebaik mungkin untuk mengatasi perubahan iklim secara holistik. 

Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) melalui program Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) bekerja dengan pemerintah tingkat nasional dan lokal untuk mengintegrasikan adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana ke dalam perencanaan, anggaran, serta operasional pemerintahan. 

“Saya harap kerja sama dengan USAID APIK dapat berlanjut karena kami masih harus mendampingi para pemangku kepentingan lainnya mulai dari tingkat kabupaten hingga ke desa."

Hidayatullah,

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Konawe Selatan

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Konawe Selatan saat ini sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk mengatasi masalah perubahan iklim dan risiko bencana, BAPPEDA meminta dukungan USAID APIK untuk mendampingi dan memberikan informasi dalam proses perencanaan. Proses pembuatan kebijakan yang terbuka dengan pendekatan dari bawah-ke-atas seperti ini diharapkan akan menghasilkan kebijakan yang lebih faktual, berbasis bukti, serta responsif dalam mengatasi permasalahan di tingkat akar rumput. 

Terkait dukungan yang diberikan oleh USAID APIK, Sekretaris BAPPEDA mengatakan,"Saya pikir dukungan teknis dari USAID APIK sangat berguna. Program-program ini akan diimplementasikan oleh SKPD-SKPD [Satuan Kerja Perangkat Daerah] terkait." 

USAID APIK percaya bahwa hubungan positif dengan pemerintah dan para pihak sangat penting karena untuk mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh tidak bisa dilakukan sendirian.