Building Resilience with the Blitar Forum

We deeply apologize this article is only available in Bahasa Indonesia.

Pada pertengahan Mei 2017 lalu, Forum Adaptasi Perubahan Iklim dan Pengurangan Risiko Bencana (Forum API PRB) telah dibentuk untuk membangun ketangguhan Kabupaten Blitar terhadap risiko bencana dan perubahan iklim. Melalui kerja sama dengan PATTIRO dengan skema Dana Ketangguhan, USAID Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) juga bekerja di dua desa/ kelurahan di Kabupaten Blitar. Di Desa Semen, Kecamatan Gandusari rawan terjadi longsor sementara banjir menjadi momok bagi warga di Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan.

Forum API PRB disahkan secara legal melalui Surat Keputusan (SK) Bupati No. 188/141/KPTS/409.06/2017 tanggal 15 Maret 2017. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar telah mengalokasikan anggaran sebesar total Rp 212.900.000 untuk pemberdayaan masyarakat dalam upaya menanggulangi risiko bencana dan iklim melalui kegiatan penanaman, pelatihan, serta pembangunan irigasi dan sumur resapan.

Selama awal tahun, Forum API PRB juga terlibat aktif dalam penilaian kabupaten tangguh, kajian kerentanan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas area hulu dan hilir, dan penyusunan rencana strategis Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) DAS Brantas wilayah Kabupaten Blitar. Peningkatan kapasitas masyarakat di Kabupaten Blitar juga mulai dijalankan di awal 2017. Pada Februari 2017, Forum API PRB bersama USAID APIK berkunjung ke sekolah-sekolah dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dan menyebarkan pesan mengenai ketangguhan terhadap bencana dan iklim. Tidak hanya itu, di tingkat desa, sosialisasi dan lokakarya untuk menyiapkan perencanaan dan pengelolaan keuangan desa yang responsif terhadap risiko bencana dan iklim juga dilakukan di Kelurahan Sutojayan, Desa Pandan Arum, Desa Semen, Desa Tulungrejo, dan Desa Krisik. Anggota Forum API PRB juga terlibat dalam beberapa pelatihan seperti Sekolah Lapang Iklim untuk nelayan, penguatan kapasitas operator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PUSDALOPS – BPBD),  pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG), serta pelatihan membaca perubahan iklim atau cuaca untuk nelayan di Blitar Selatan. Di samping itu, Forum API PRB Kabupaten Blitar juga mencoba melibatkan sektor swasta dalam upaya peningkatan ketangguhan dengan ikut serta dalam Lokakarya Strategi Pengembangan Forum Corporate Social Responsibility (CSR).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Blitar, Katijan menyampaikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan Forum API PRB Kabupaten Blitar “Selama proses peningkatan kapasitas untuk forum, saya merasakan adanya pengaruh terhadap cara pandang dalam melihat perubahan iklim dan bencana. Selama ini hal terkait iklim dan bencana dianggap sebagai hal yang lumrah. Namun dengan pendekatan melalui berbagai kajian dari proyeksi iklim, kerentanan, dan pengelolaan bencana maka ada hal yang perlu dilakukan secara kongkrit dimasa mendatang.“ USAID APIK mengapresiasi dukungan dan komitmen pemerintah untuk meningkatkan ketangguhan di Kabupaten Blitar dan akan terus mendukung elaborasi dengan Forum Kabupaten Blitar.